~ GEREJA IBU TERESA CIKARANG ~

images

Tradisi Merayakan Natal

Sekilas kita menengok ke sejarahnya, sejak abad ke 4 (empat), setiap tanggal 25 Desember umat Katolik merayakan perayaan Natal yang berasal dari kata “Natus” (Latin) yang berarti Kelahiran.

 

1.Makna Natal
Natal adalah Hari Raya Kelahiran Tuhan Yesus Kristus, Sang Juruselamat Dunia , Sang Penebus dosa umat manusia di dunia ini, yang berkenan lahir dari seorang Perawan bernama Maria. Sebagai bayi yang lemah, miskin agar kita manusia yang miskin ini bisa menjadi kaya karena ke Allahan-Nya.

Natal adalah suatu peristiwa yang sangat penting bagi Gereja Katolik, Natal adalah perayaan syukur karena Allah beserta kita/Immanuel (Mat 1:23) “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan mereka akan menamakan Dia Immanuel” yang berarti Allah menyertai kita. Oleh sebab itu Gereja Katolik mempersiapkan umatnya untuk memperingati Perayaan Natal dengan cara melakukan olah rohani/batin/ spiritual untuk menyambut kedatangan Kristus selama 4 (empat) minggu menjelang perayaan Natal yaitu Masa Adven.

Adven berasal dari kata “Adventus” bahasa Latin, yang artinya “kedatangan”. Masa Adven ini berkaitan dengan permenungan akan kedatangan Kristus. Kristus memang telah datang ke dunia, Ia akan datang kembali di akhir zaman; namun Ia tidak pernah meninggalkan Gereja-Nya dan selalu hadir di tengah-tengah umat-Nya. Maka kata “Adven” harus dimaknai dengan arti yang penuh, yaitu: dulu, sekarang dan di waktu yang akan datang.

Persiapan yang terbaik adalah dengan lebih sering menerima Sakramen Ekaristi dan juga menerima Sakramen Tobat. Sakramen Ekaristi menyadarkan kita akan kasih Allah yang memberikan Putera-Nya untuk bersatu dengan kita, yang dimulai dengan peristiwa Inkarnasi. Sakramen Tobat menyadarkan kita bahwa kita sebenarnya tidak layak menyambut
Kristus karena dosa-dosa kita, namun Kristus datang ke dunia untuk menyelamatkan kita dari belenggu dosa.


Masa Adven adalah saat yang tepat untuk terus bertekun dalam doa-doa pribadi maupun pendalaman iman, membaca Kitab Suci melakukan Novena Maria dikandung Tanpa Noda, Novena Natal dan Novena Kanak- kanak Yesus dan sebagainya.

 

2. Pernik - pernik hiasan Natal (contoh)
1. Lingkaran Adven (Adven wreath)
adalah satu lingkaran yang biasanya terbuat dari daun-daun hidup dan segar, dengan tiga lilin yang berwarna ungu (sesuai warna liturgi) dan satu lilin (lilin ketiga) berwarna pink atau merah muda. Lililn ke 3 (tiga) dinyalakan pada minggu ke 3 (tiga) masa adven yang disebut Minggu Sukacita/ Gaudete. Dikatakan bahwa penyalaan lilin yang bertambah minggu demi minggu sampai hari Natal merupakan permenungan akan tahapan karya keselamatan Allah sebelum kedatangan Kristus, yang adalah Sang Terang Dunia, yang akan menghapuskan kegelapan.
2. Hiasan altar PITC sejak Natal 2014
terbuat dari barang-barang bekas yang bermakna:

a. Kepedulian pada lingkungan hidup sesuai dengan Arah Dasar KAJ

b. Perayaan Natal adalah
‘pesta umat’ bisa menjadi kesempatan untuk mengampanyekan kepedulian lingkungan hidup dan spirit “Taruh Sampah, Jadikan Berkah!” dalam dekorasi gereja sekitar perayaan itu.


Aloysius Haryanto

 



Dipost Oleh Simon

~ Simon ~

Tinggalkan Komentar